• Home
  • Headline
  • Nasional
    • Category
    • Category
    • Category
    • Category
    • Category
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pariwisata
Tampilkan postingan dengan label ekonomi. Tampilkan semua postingan
SENTUL - Dalam rangka peresmian gedung ke dua (2nd Building) Lor In Sentul Hotel, Tim Manajemen menyelenggarakan acara Topping off di Ballroom Lor In Sentul Hotel Rabu (18/6).  Acara tersebut dihadiri oleh para petinggi dari PT. ASCO, Bank Papua, Direktur PT. ASS, Moreno Soeprapto, serta General Manager Lor In Sentul Hotel Hari Heryosa.
    
Dalam konferensi pers Hari Heryosa Selaku General Manager menjelaskan, "Pembangunan gedung kedua ini merupakan sebuah callenge untuk terus antusias membangun hotel lorin. kontribusi kita jelas untuk meningkatkan PAD Kabupaten Bogor. Selain itu menambah peluang usaha untuk warga.  Diantaranya, dengan adanya tukang ojeg yang menjadi key informan kita, serta adanya peluang usaha tukang parkir untuk penghasilan tambahan dan dengan adanya lorin nilai jual tanah menjadi meningkat serta pengembalian eksistensi untuk sirkuit sentul itu sendiri," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Moreno mengatakan, "Dengan keberadaan hotel ini bisa mensuport kegiatan di Sirkuit Sentul, dengan adanya peluang market yang bisa kita garap yaitu harus ada tempat penginapan, hingga menjadikan nilai lebih satu-satunya sirkuit di dunia yang disekitarnya terdapat hotel. Contohnya di Italy, jarak sirkuit dan hotel sekitar 2 kilometer, sedangkan jarak Hotel Lor In dan Sirkuit Sentul tidak sampai sejauh itu.  Hal tersebut juga merupakan visi kami untuk menjadikan Sirkuit Sentul sebagai tuan rumah pertandingan balap Internasional. serta dapat menjadi wadah eksistensi budaya melalui keberadaan hotel ini."ujarnya. Moreno juga ingin memajukan Hotel Lor In tidak hanya eksis di Jawa Barat tapi eksis juga di Internasional. 

Lebih lanjut Hari menjelaskan,"Sebelumnya hotel lorin sentul ini memiliki 145 kamar dan 7 ruang rapat, Dengan tingkat hunian hotel yang mencapai 82 persen setiap harinya. Kemudian manajemen Lorin Sentul Hotel bersepakat untuk memberikan fasilitas tambahan bagi para tamu dan saat ini tengah melakukan pengembangan dengan menambah 201 kamar dan 4 ballroom yang berkapasitas 800 orang guna mengakomodir kebutuhan para wisatawan dan telah memiliki 344 kamar, tujuannya hotel ini akan menjadi hotel berbintang 4. Dengan majunya perusahaan ini tentu langkah-langkah sistem kami akan semakin berkembang, tingkat SDM menjadi tolak ukur karyawan kami,"pungkasnya. (Sen/Fer)

CIBINONG – Dunia investasi Kabupaten Bogor mulai diminati investor asing. Kali ini Investor Malaysia mulai melirik bisnis yang ada di Kabupaten Bogor, hal ini ditunjukan dengan mendatangi salah satu sentra bisnis di Kabupaten Bogor yakni Ciampea. Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Adang Suptanda menyampaikan bahwa suatu kehormatan menerima delegasi dari Malaysia dalam rangka temu bisnis.

Adang Suptandar menjelaskan didepan delegasi Malaysia bahwa Kabupaten Bogor memiliki lebih dari sebelas ribu unit UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dengan perajin binaan Dekranasda yang bergerak di bidang industri kecil kerajinan, seperti kerajinan kayu, rotan, bambu dan logam maupun industri kulit. Dimana UMKM belum semua dapat memasarkan industrinya kepada dunia luar. “Di kita baru 20 hingga 30 persen sudah mampu mengekspor produknya, dan umumnya adalah usaha ikan hias, yaitu ke negara Jepang, Singapura dan juga Malaysia”, Jelasnya.

Terima kasih atas kedatangan delegasi Malaysia yang tediri dari Jawatan Kuasa Ekonomi dan Pembangunan Usahawan dari Majlis Belia Malaysia bersama usahawan Malaysia dan berkenan mengunjungi Kabupaten Bogor dalam rangka program jelajah usahawan antara bangsa Indonesia Malaysia”, ujar Adang Suptandar ketika mememberikan sambutannya di Ruang Rapat I, Gedung Setda, Senin (16/6). 

Adang Suptandar berharap Investor Malaysia dapat menginventaasikan dananya bagi UMKM yang ada di Indonesia serta khususnya Kabupaten Bogor dan juga menjalin kerjasama antar negara. “dan Forum ini dapat membahas kemungkinan kerjasama bilateral diantara Indonesia dan Malaysia serta membangun kemitraan yang lebih kuat dalam kerangka pengembangan kerjasama yang kuat, bersahabat dan bermanfaat bagi semua pihak”, harapnya.(Yadi)
CIBINONG - Sebanyak 35 Kelompok tani Kabupaten Bogor menggelar hasil pertanian di halaman kantor dinas pertanian Kabupaten Bogor, Jum'at (13/6). Hasil tani berupa tanaman, buah-buahan, sayuran, beras, umbi - umbian dan olahan hasil pertanian lainnya menjadi daya tarik pengunjung Pasar tani. Menurut Kasi pemasaran dan pengolahan hasil hortikultura, Ida Sriwidaningsih menjelaskan, "Pasar tani yang rutin dilaksanakan setiap awal bulan tersebut bukan hanya sekedar untuk berjualan, tetapi juga sebagai media promosi dan media saling bersosialisasi antar pelaku pertanian yang terlibat. Selain itu, para pelaku usaha yang mengikuti pasar tani juga diberikan pembinaan cara pengemasan, cara mendisplay, hingga cara memperkenalkan dan menawarkan produknya kepada konsumen,"jelasnya.

Lebih lanjut Ida menambahkan, Untuk membantu memperkenalkan dan memasarkan produk hasil pertanian, selain melalui pasar tani juga menngikut sertakan poktan dan gapoktan pada pameran pameran lainnya seperti Agro food expo dan pameran lainnya. Bahkan rencananya pada bulan Ramadhan nanti, Pasar tani tersebut akan diselenggarakan Dua kali pada setiap bulannya dan bisa diikuti oleh semua kelompok tani maupun pelaku usaha UMKM yang mengolah hasil panen para petani di Kabuten Bogor, tanpa dipungut biaya," pungkasnya. (Yadi)
Malang - Setelah mengikuti rangkaian kegiatan Pekan Nasional Ke XIV yang diselenggarakan di Stadion Kanjuruhan, Kec. Kepanjen, Kabupaten Malang. Kota Bogor Meraih Juara Harapan III Stand Penas XIV, Kategori Agri Bisnis dari Ketua Umum Kelompok KTNA Nasional, Winarno Tohir dan Menteri Pertanian Suswono.

Kota Bogor membuka Stand pameran dengan Produk unggulan, olahan berbahan baku dari singkong, talas, dan ikan hasil olahan para kelompok Wanita Tani (KWT) di Kota Bogor. Selain itu bibit buah- buahan seperti jambu merah, jambukristal, pepaya dan talas, serta berbagai bibit tanaman lainnya yang di kembangkan di Kota Bogor juga turut ikut serta dipamerkan dalam acara tersebut, serta memperkenalkan tentang Aquatic, ikan Hias, rumput-rumput berbasis air tawar dan kultur jaringan tanaman anggrek skala rumah tangga.

Menurut Ir. Syahril Said, Selaku Ketua KTNA Kecamatan Bogor Selatan "Ini adalah merupakan sebagai target instansi pemerintah, dengan mengirim sekitar 25 peserta termasuk 12 anggota KTNA, dari Kota Bogor,"jelas Syahril.

Lanjut Syahril menambahkan, sejak dibukanya pameran ini, saat ini Sudah ada deal bisnis atau sudah ada yang memesan produk yang di pamerkan dari kota Bogor,  seperti dari hortikultura, tanaman buah, dan berbagai ikan hias sudah dipesan oleh dinas pertanian Papua Barat dan Dengan pihak swasta yang ada di Malang, Salah satunya bibit durian. (IB)
Ciawi - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bogor menggelar Bazaar produk peternakan dan perikanan di halaman kantor UPT Peternakan dan perikanan Ciawi, Jalan raya Puncak, Desa Bendungan, Ciasin No.1 Kabupaten Bogor.

Kepala UPT Sarana Usaha Peternakan dan perikanan Ir.Muhamad Iban,MM, menjelaskan,"Kegiatan yang di gelar selama 3 hari sejak Jum'at hingga minggu 13-15 Juni 2014 adalah merupakan kegiatan tahunan, adapun maksud dan tujuannya selain meningkatkan  omset para pelaku usaha perikanan, juga agar masyarakat gemar mengkonsumsi ikan dan masyarakat lebih mengenal berbagai jenis ikan, baik ikan hias maupun ikan konsumsi. "karena kalau pengkonsumsi ikan meningkat, maka omset para pelaku usaha perikanan juga akan meningkat,"jelasnya.

Selain menyediakan stand Bazaar secara gratis yang di ikuti oleh para pelaku usaha untuk menjual produk unggulan, baik ikan konsumsi maupun ikan hias dan olahan dari perikanan dan peternakan. Selama berlangsungnya bazaar juga diisi dengan kegiatan macing gratis dan door prize bagi para pengunjung dengan berbagai hadiah menarik seperti Magic com, dispenser serta hadiah lain termasuk ikan dari hsil sumbangan dari para peserta pameran.

Muhamad Iban Berharap, agar kegiatan ini kedepannya ada tindak lanjut baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, agar dapat terlaksana dengan baik, bahkan dapat dilaksanakan rutin setiap bulan, hingga dapat membantu mempromosikan para pelaku usaha perikanan dan peternakan dapat lebih maksimal,"harapnya. Adapun anggaran kegiatan ini menurutnya dari swadaya masyarakat dan dibantu oleh dinas peternakan dan perikanan Kabupaten Bogor,"pungkasnya  (IB)
MALANG - Sejak memasuki hari ke dua setelah pembukaan Penas XIV yang diselenggarakan di Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. 

Peserta Kabupaten Bogor Membuka Stand pada minggu (8/6), saat itu juga stand tersebut tidak luput dari serbuan para pengunjung dari berbagai daerah, baik yang hanya melihat-lihat hingga membeli produk yang di pamerkan dari hasil pertanian dan olahannya. Ada pun produk hasil pertanian yang di pamerkan dan di jual antara lain; manisan pala, sari buah pala, sirup buah pala, beras hitam dan beras merah, bibit kacang tanah, talas hingga pupuk bio organik dari para petani di Kabupaten Bogor, terjual habis dalam waktu sehari.

Menurut Yati, selaku ketua kelompok tani Tanjung 1, menuturkan bahwa 1 hari setelah membuka stand, produk nya banyak diminati pengunjung, terutama olahan dari buah pala, manisan, sirup dan sari buah pala, habis terlebih dahulu,"jelasnya saat di sambangi Gesit di stand Kabupaten Bogor, Rabu (11/6/2014).

Adapun harapan kedepannya, ingin lebih meningkatkan lagi produk-produk hasil pertanian lainnya yang ada di Kabupaten Bogor, untuk mempromosikan potensi-potensi ataupun produk-produk unggulan dari Kabupaten Bogor. (IB)

Dalam rangka menggali dan mengembangkan potensi wilayah dengan memanfaatkan sumber daya alam serta sumber daya manusia, Kelompok Budidaya Ikan Lele (Pokdakan) Babale, mengembangkan usaha pada sektor usaha perikanan khususnya ikan lele yang berlokasi di kampung Pasir Gintung RT 03 RW08, Desa Batu tulis, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Sekretaris Kelompok Diden Sutisna menjelaskan kelompok yang terbentuk sejak tahun 2013 tersebut, semula dilaksanakan hanya dalam skala rumah tangga, yang pengelolaannya langsung oleh pemilik secara individu. Pangsa pasar yang masih terbuka lebar dan bukti keberhasilan dari usaha budidaya lele tersebut, maka dibentuklah satu kelompok yang dinamakan Kelompok Budidaya ikan Babale. Kelompok yang berawal hanya 10 orang anggota,terdiri dari para pemuda di desa setempat, kini telah bertambah hingga 60 anggota yang dibagi menjadi 8 kelompok untuk menangani tugas masing masing diantaranya; Pembibitan, Pembesaran hingga penjualan," tuturnya kepada, LENSA BOGOR beberapa waktu lalu.

Diden menambahkan,"Kendati belum tersentuh dinas maupun Instansi terkait, serta CSR dari PT. Antam tbk. Namun kelompoknya tetap berusaha untuk mengembangkan usaha tersebut. Adapun anggaran untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana, baik dari bibit, pakan hingga pasca panen, saat ini masih dari hasil swadaya masing masing anggota agar kelompok ini dapat meningkatkan hasil produksi panen untuk mencukupi permintaan pasar yang besar, hingga saat ini kelompok kami telah memiliki 15 kolam pembibitan dan 15 kolam pembesaran yang dikelola oleh para pemuda di desa ini,"pungkanya. (IBR)
CIBINONG- Untuk mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan baik wisatawan lokal dan wisatawan Asing yang berkunjung ke Kabupaten Bogor, serta Meningkatkan infrastruktur dan Aksesibilitas Daerah yang Berkualitas dan Terintegrasi secara Berkelanjutan di bidang pariwisataan. Bertepatan dengan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-532 pada 3 Juni 2014, Wakil Bupati Bogor, Hj.Nurhayanti memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi terbatas (Rakortas) di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor, senin (2/6). Dalam arahannya Wakil Bupati Bogor menekankkan agar program kepariwisataan di Kabupaten Bogor tidak standar karena dalam penciri mewujudkan Kabupaten termaju termasuk kunjungan wisatawan tertinggi di Indonesia. 

Dalam Rakortas yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Adang Suptandar, Inspektur Kabupaten Bogor Didi Kurnia, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Rachmat Surjana serta para asisten dan juga perwakilan SKPD di Pemerintahan Kabupaten Bogor, Wabup Menegaskan,"Pada tahun lalu kunjungan wisatawan ke Bumi Tegar Beriman mencapai 4.125.130 orang, maka dalam hal ini Disbudpar harus terus menjual dan meningkatkan kunjungan wisatawan melalui obyek wisata maupun unsur kebudayaan nya.
"Harus terus di dorong kunjungan wisatawan untuk datang ke Kabupaten Bogor dengan terus menjual serta mempromosikan unsur kebudayaan dan obyek pariwisata yang ada di Kabupaten Bogor,"Tegasnya.

Lebih lanjut Nurhayanti menjelaskan,"Faktor infrastruktur menuju tempat wisata juga menjadi sorotan karena merupakan salah satu misi Kabupaten Bogor, yaitu Meningkatkan infrastruktur dan Aksesibilitas Daerah yang Berkualitas dan terintegrasi secara Berkelanjutan bila infrastrukur jalan rusak dan tidak menarik menuju tempat wisata, maka wisatawan akan enggan berkunjung di karenakan dampak aspek terbut. Selain itu guna membantu meningkatkan pendapatan ekonomi masayarakat setempat, Wabup menyarankan harus disediakannya gerai atau tempat penjualan makanan dan cendramata khas Kabupaten Bogor.  
“Disbudapar sebaiknya melakukan koordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Pengairan untuk memperbaiki jalan rusak menuju tempat wisata dan melakukan koordinasi dengan Dinas Koperasi dan Perindustrian (Disperindag) agar para UKM di Kabupaten Bogor dapat berjualan di kawasan wisata tersebut,”Pesannya.

Nurhayanti Berharap dalam memperingati hari jadi Bogor ke- 532 dapat dirasakan oleh seluruh masyrakat Kabupaten Bogor, Maka Disbudpar Kabupaten Bogor agar berperan serta dan mensosialisasikan guna memeriahkan hari jadi Bogor,“Pada peringatan Hari Jadi Bogor akan ada pameran revitalisasi pertanian dan hasil-hasil UKM dari para pengrajin UKM di Kabupaten Bogor, maka di Disbudpar diharapkan turut melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar kemeriahan Hari jadi Bogor terasa tahun ini,”Harapnya.(YADI)
BOJONG GEDE - Dalam rangka memperingati hari ulang tahunnya,  yang Pertama Komando Kesatuan Penyelamat Merah Putih (KKPMP) menyelenggarakan kegiatan Bakti sosial berupa khitanan masal, Donor darah dan Pengobatan gratis. 

Presiden KKPMP Habib Syam.SH menjelaskan,"Organisasi ini berdiri sejak tahun 2013 dan telah memiliki cabang di 4 provinsi yaitu, Jawa Barat, Banten, Palembang serta Lampung dan 14 kabupaten dengan jumlah anggota keseluruhan sebanyak 32.250 orang anggota. Bahkan rencananya bulan ini masuk ke Kalimantan Timur untuk pelantikan,"jelasnya kepada lensabogor.com disela-sela kegiatannya Sabtu (31/5) di kantor Sekretariat KKPMP Jalan Raya Bojong Gede, Kabupaten Bogor. 

Organisasi KKPMP juga mempunyai cita - cita untuk meningkatkan kecerdasan anak Bangsa, keberanian, berani tampildan berani mengemukakan sesuatu bagi seluruh anggotanya. "Maka dalam menyongsong era pemilihan Presiden Republik Indonesia yang baru, kami telah mempersiapkan pemuda-pemuda kesatuan komando pembela merah putih ini untuk lebih efektif, dan lebih bersinergi meskipun lepas dari pemerintah nemun tidak pernah lepas dari kontrol sosial yang baik,"Tegasnya.

Harapan kedepannya KPPMP ini adalah ingin membangun ekonomi secara jelas. sebab menurutnya, ekonomi saat ini susah berkembang dan apa yang dianjurkan Presiden Republik Indonesia "Bahwa untuk meningkatkan ekonomi, Indonesia dipersilahkan untuk mengambil bantuan dari Bank-bank yang tanpa anggunan melalui KIK, KUR dan lainnya", tetapi di satu sisi mereka membarlakukan sistem black list, maka hal tersebut dinilainya tidak efisien atau tidak berjalan karena berbenturan dengan sistem yang ada. Dia juga berpesan "Mestinya dalam hal ini pemerintah Mempunyai standar baku yang ditentukan batas besar kecilnya nilai pinjaman tersebut. Kapan kita akan maju jika blacklist itu ditentukan dengan uang - uang receh, jangan hanya karena masalah hutang kecil saja sudah di lacklist,"Pesannya.

Menanggapi tentang calon Presiden yang baru Antara Jokowi dan Prabowo, Dirinya mengatakan,"Kami masih bertahan untuk menentukannya sampai tanggal 8 mendatang yang rencananya akan melaksanakan deklaeasi besar besaran di Jakarta, "yang jelas kami tetap mendukung kedua calon Presiden tersebut, tetapi tergantung kepada anggota masing-masing kemana mengarahnya atau secara demokrasi mereka memilih Capres yang manapun kami akan tetap mendukung,"ujarnya. (YD)

Kota Bogor - Menghadapi Tahun 2015 mendatang, ketika Asean Ekonomi Komuniti diluncurkan merupakan tantangan besar bagi dunia usaha Indonesia, terkait hal tersebut, maka Gerakan Seribu Wira Usaha yang di gagas oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) terus berusaha untuk menjawab tantangan tersebut. Karena jika hal ini tidak dilakukan maka pengusaha Indonesia akan tertinggal oleh pengusaha-pengusaha asing yang merangsek masuk kepasar Indonesia dengan peroduk-produk yang mereka miliki akan menjadi momok bagi pelaku usaha Indonesia. Hal tersebut diungkapkan oleh Pengurus HIPMI Kota Bogor, Zulfikar saat di jumpai di Café Momo milk Bogor, Kamis (22/5).

Menurutnya, dengan Gerakan Seribu Wira Usaha ini bukan menjadikan semua orang harus menjadi pengusaha akan tetapi kepada mereka-mereka yang menyukai dunia usaha terutama pengusaha muda agar mampu mengembangkan diri sebaik-baiknya. Dengan mengajarkan etika berbisnis, management usaha, mengelola keuangan, bahkan mengatur karyawan yang baik untuk menghasilkan produk yang baik kepada para pelaku usaha serta karyawan dan pelanggan itu sendiri. “Semua anggota yang masuk kita ajarkan trik-trik tersebut termasuk mencari peluang pasar baik local, nasional maupun internasional terhadap produk yang mereka produksi,” katanya.

Asean Ekonomi Komuniti ini juga menurutnya, bukan hal yang harus ditolak tergantung bagaimana cara mengolahnya, diibaratkan sebilah pisau bedah jika jatuh ditangan yang salah akan membunuh orang lain tetapi jika di pegang oleh Dokter ahli bedah akan menyelamatkan nyawa orang. Jika pemerintah Indonesia cerdas, sudah saatnya Indonesia bangkit agar produk-produk Indonesia masuk kesemua Negara, karena Indonesia masih bisa bangkit seperti Palestina dan India. Tetapi jika pemerintah Indonesia kurang cerdas dengan masih fokus mengurus politik saja dengan urusan bagi-bagi kekuasaan maka akan hancur.

“Pemerintah jangan hanya memberikan janji manis yang katanya mendukung dunia usaha tetapi perizinan dipersulit, biaya investasi sulit tidak pernah diberikan bantuan permodalan, hak merk dari produk tersebut tidak dilindungi sehingga bisa di jiplak oleh orang lain. Karena pengusaha tidak bisa membuat kebijakan karena pengusaha hanya bisa membuat produk, menyerap tenaga kerja dan memutarkan Rupiah dengan mendorong roda perekonomian tetapi yang mampu membuat kebijakan dalah kalangan pemerintah,” tegasnya.

Mengenai sebesar apa tantangan yang harus di hadapi oleh masyarakat Indonesia pada tahun 2015 nanti dan apa yang harus dilakukan, Zukfikar mengatakan. Jika berbicara masyarakat Indonesia, rata-rata Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia ternyata jauh berbdea dan bahkan di Asean lebih rendah dari Negara Filipina dan Thailand. Artinya, jika kita bersaing dengan mereka kemungkinan akan tertinggal, kalau dari sekarang kita tidak perbaiki diri produk-produk kebanggaan Indonesia seperti Jamu akan tinggal karena mereka lebih modern dan lebih bagus dalm segi kemasan dan sebagainya, ini merupakan tantangan. Kalau dia pekerja harus meningkatkan Skillnya menjadi pekerja yang baik, begitupun dengan pegusaha harus meningkatkan management, kalau pemerintah harus lebih transparan dan bersih dan kalau menjadi guru harus meningkatkan kopentensinya menjadi seorang guru agar menghasilkan anak didik lulusan terbaik, begitupun dengan polisi harus lebih aman dalam menjaga kenyamanan dan ketertiban masyarakat, semua orang memiliki tantangan masing-masing. “Maka dengan gerakan seribu wira usaha ini diharapkan akan mampu menjawab tantangan tersebut,”ucapnya. (Ibr)
www.lensabogor.com
BOGOR - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar Foreign Buyer Mission (FMB) temu misi pembeli luar negeri dengan Swiss Import Promotion Programme (SIPPO), untuk meningkatkan pemasaran produk olahan rumput laut karaginan dan agar khususnya ke Eropa, di Hotel Novotel Bogor, Selasa (27/5).

Temu pembeli itu akan dilakukan hingga 30 Mei 2014 dengan mengunjungi sentra produksi rumput laut berupa agar dan karaginan di wilayah Jawa Barat, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. SIPPO membawahi sejumlah agen penjualan, selain Swis di Jerman, Spanyol, Polandia, Norwegia, Irlandia, dan Austria, dengan membawa misi dagang 10 perusahaan.

Menurut Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Saut P Hutagalung, para pembeli itu akan mengunjungi 11 perusahaan dari 37 perusahaan yang bergerak di rumput laut di Indonesia.

“Ini potensi besar untuk mengembangkan potensi laut yang sangat strategis, karena Indonesia punya potensi besar. Tahun ini ada 10 perusahaan yang datang dan akan bertemu dengan 11 perusahaan dari 37 perusahaan yang ada di Indonesia. Kerjasama ini sudah dilakukan sejak 2013,” ujar Saut.

Program misi dagang ini, jelas Saut, dilakukan untuk produk non bahan baku yang sudah memiliki nilai tambah. Ada kebijakan dari KKP agar perusahaan di Indonesia di bidang karaginan dan agar, untuk meningkatkan nilai tambah mereka termasuk dalam pengemasan. Selama ini ekspor produk ini masih berupa bahan baku, sehingga mampu menyuplai perusahaan pembuat produk serupa di Cina dan Filipina.

“Kebijakan industri pengolahan ada 37 pabrik untuk dioptimalkan dan menghasilkan 11 ribu ton karaginan dan agar. Produk kita sudah diekspor sebesar 5.800 ton atau 48 persen dari permintaan. Sementara produk dari Cina dan Filipina sebenarnya mereka dapat bahan bakunya dari kita. Tinggal kita naikkan nilai tambahnya, agar memiliki daya saing. Di Cina produksi sempat turun karena perubahan iklim, tapi di Indonesia kita terus berproduksi, ini pelung kita,” tutur Saut.

Manager Food dan Tourism SIPPO, Pirmin Arreger dalam kesempatan itu mengatakan, desain yang baik dan menjaga kepercayaan adalah kunci untuk menembus pasar Eropa. “Kami berharap melalui program ini dapat member kepercayaan dan meyakinkan para customer kami bahwa perusahaan di sini kuat. Kendala saat ini, Eropa adalah pasar yang jauh dari Indonesia, jadi lewat kedatangan kami dan melihat proses di sini, akan timbul saling percaya dan kami serius melakukan ini,” ujar Pirmin.

Saut menegaskan, kepercayaan adalah kunci untuk menjangkau pasar Eropa terutama dalam meyakinkan pasar dan membangun program jangka panjang. Sebagai komitmen untuk membantu pemasaran produk rumput laut, “SIPPO juga akan mengenalkan produk Indonesia di Amsterdam pada Desember tahun ini.  Tahun lalu ajang pemasaran di Eropa dilakukan lewat semacam pameran di Frankfurt pada Agustus,” imbuhnya. Selain itu, KKP juga akan menggelar International Sewed di Bali, untuk menarik lebih banyak pembeli dari mancanegara, di tahun depan. (yad/zft)
JAKARTA - Kasus pembobolan dana nasabah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sempat menghebohkan perbankan Indonesia. Seperti diketahui, kasus tersebut mulai ramai diperbincangkan sejak Sabru 10 Mei 2014.

Kabar yang beredar, ada nasabah yang mengaku kehilangan dana, ada juga nasabah yang mengaku rekeningnya di Bank Mandiri terblokir. Isu itu terus berkembang luas hingga puncaknya pada Senin 12 Mei kartu ATM para nasabah terblokir.

Menanggapi kasus tersebut, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Halim Alamsyah mengatakan bahwa BI akan memeriksa manajemen bank.

"Kita akan periksa kualitas semua bank dari manajemen,"ungkapnya di Bank Indonesia, Jumat (16/5/2014).

Halim yang juga Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai sebenarnya pengamanan dari setiap ATM sudah baik, karena dilengkapi oleh CCTV dan satpam. "Kalau keamanan sebenarnya cukup baik, tapi kan sebenarnya pembobolan itu terjadi dari hal-hal sederhana," paparnya.

Sementara itu, ketika ditanyakan terkait pihak Bank Mandiri, Menurutnya saat ini manajeman Bank Mandiri responsif. "Sejauh ini sikap bank mandiri responsif," jelas.(okz/yat)
JAKARTA - Paniknya nasabah bank menanggapi kesimpangsiuran informasi bobolnya dana nasabah pada Sabtu dan Minggu kemarin membuat Bank Mandiri kebanjiran pengaduan. Mereka bingung menyikapi perkembangan situasi dan khawatir dananya hilang.

"Sampai saat ini sekira seratusan nasabah dengan volume ratusan juta yang sudah confirm di-skim dan sudah complain ke kita," ujar Direktur Utama Budi G Sadikin dalam akun twiternya, Jakarta, Rabu (14/5/2014).

Dirinya pun mengatakan, akan bertanggung jawab atas nasabah yang terkena skim. "Uang nasabah yang terkena skim akan kita ganti dalam 14 hari," ujar Budi.

Sebelumnya, Bank Mandiri terus menganalisis kecurigaan terjadinya skimming di beberapa mesin ATM. pasalnya, mesin ATM yang terkena tidak hanya satu buah.

"Kita temukan sekira 6 ATM yang Highly likely dipasangi 'skimmer'," ujarnya.(okz/yat)
JAKARTA - Presiden akhirnya mengangkat salah satu miliader Indonesia, Chairul Tanjung alias CT sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, menggantikan Hatta Rajasa yang mundur beberapa hari lalu.

Menteri Keuangan Chatib Basri, yang juga adalah kolega CT di Komite Ekonomi Nasional (KEN) mengucapkan selamat kepada Ketua KEN itu atas tugas baru yang kini diembannya. Dirinya berharap, dalam kepemimpinan CT yang tinggal lima bulan ini dapat berlangsung dengan baik.

"Selamat menjadi Menko, menjalankan tugas dalam lima bulan ini," tutur Chatib ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (16/5/2014).

Dirinya yakin akan bisa bekerja sama dengan pemilik CT Corp. itu, karena telah lama bekerja sama dalam kepengurusan KEN. Chatib mengaku telah lama mengenal sosok CT.

"Saya yakin bisa kerja sama. Saya sudah lama kenal pak CT. Kita bareng-bareng di KEN, beliau ketua saya wakilnya," tukasnya.

Seperti diketahui, pasca pengunduran diri Hatta Rajasa dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian , Presiden menurut peraturan perundang-undangan harus menunjuk penggantinya.(okz/yat)
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan menerima Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung yang akan datang bersama Menko Perekonomian Hatta Rajasa. 
Hatta telah mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Menko Perekonomian untuk maju menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. Pengunduran tersebut diterima SBY pada Rabu 13 Mei lalu.

Mundurnya Hatta Rajasa dari jabatan Menko Perekonomian itu mengikuti ketentuan yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, di mana disebutkan setiap menteri harus mundur jika ingin maju sebagai calon presiden atau wakil presiden. Pasal 6 ayat 1 UU Nomor 48 Tahun 2008 ini menyebutkan semua pejabat negara termasuk menteri harus mundur jika ingin maju dalam pemilihan presiden.

Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha ketika ditanya kemungkinan Ketua KEN Chairul Tandjung akan diangkat menjadi  Menko Perekonomian menggantikan Hatta Rajasa menjawab diplomatis.

“Itu hak prerogatif Presiden. Saya belum ada informasi mengenai itu,” kata Julian dilansir dari laman Setkab, Jumat (16/5/2015).(okz/zak)
Postingan Lama

Get Connected

  • Twitter
  • Facebook
  • Pinterest
  • Google Plus
  • Instagram
  • Soundcloud
  • Flickr
  • YouTube

tentang bogor24.com

adalah portal berita terkini yang disajikan 24 jam

Category

advertorial berita cibinong ekonomi hukum kuliner lifestyle nasional olahraga pemerintahan pendidikan politik puncak sabadesa update wisata

Feature Video

berita

(C) Bogor24.com - Menyajikan berita Bogor 24 jam

  • Beranda