• Home
  • Headline
  • Nasional
    • Category
    • Category
    • Category
    • Category
    • Category
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pariwisata
Tampilkan postingan dengan label pemerintahan. Tampilkan semua postingan
CIBINONG - Sebanyak 35 Kelompok tani Kabupaten Bogor menggelar hasil pertanian di halaman kantor dinas pertanian Kabupaten Bogor, Jum'at (13/6). Hasil tani berupa tanaman, buah-buahan, sayuran, beras, umbi - umbian dan olahan hasil pertanian lainnya menjadi daya tarik pengunjung Pasar tani. Menurut Kasi pemasaran dan pengolahan hasil hortikultura, Ida Sriwidaningsih menjelaskan, "Pasar tani yang rutin dilaksanakan setiap awal bulan tersebut bukan hanya sekedar untuk berjualan, tetapi juga sebagai media promosi dan media saling bersosialisasi antar pelaku pertanian yang terlibat. Selain itu, para pelaku usaha yang mengikuti pasar tani juga diberikan pembinaan cara pengemasan, cara mendisplay, hingga cara memperkenalkan dan menawarkan produknya kepada konsumen,"jelasnya.

Lebih lanjut Ida menambahkan, Untuk membantu memperkenalkan dan memasarkan produk hasil pertanian, selain melalui pasar tani juga menngikut sertakan poktan dan gapoktan pada pameran pameran lainnya seperti Agro food expo dan pameran lainnya. Bahkan rencananya pada bulan Ramadhan nanti, Pasar tani tersebut akan diselenggarakan Dua kali pada setiap bulannya dan bisa diikuti oleh semua kelompok tani maupun pelaku usaha UMKM yang mengolah hasil panen para petani di Kabuten Bogor, tanpa dipungut biaya," pungkasnya. (Yadi)
Diskominfo belum kooperatif dan mengakomodir keterbukaan informasi publik.

Wakil Bupati Bogor Hj. Nurhayanti didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Adang Suptandar melakukan kunjungan ke kantor Sekber Wartawan Bogor di Jalan Bersih Cibinong, Jum'at (13/6/2014)

Ketua Sekber Wartawan Bogor, Danang Donoroso bersama puluhan pers yang hadir menyampaikan duduk persoalan yang terjadi selama ini dilingkup kedinasan Pemerintahan Kabupaten Bogor. "Selama ini Diskominfo juga belum kooperatif dan mengakomodir kepentingan wartawan selama melaksanakan tugas peliputan," ungkap Danang Donoroso.

Sementara, Wakil Bupati Hj. Nurhayanti menanggapi persoalan yang selama ini dihadapi insan pers yang bertugas di wilayah Kabupaten Bogor. "Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor memohon maaf apabila terjadi kesalahpahaman antara kedinasan dengan tugas peliputan wartawan. Namun demikian, Saya menjamin akan melakukan koreksi lebih serius kepada instansi terkait, termasuk Diskominfo Kabupaten Bogor agar dapat menghargai tugas peliputan rekan - rekan wartawan Bogor," janjinya.

Menurut Hj. Nurhayanti, peran pers sangat penting dalam kontribusi pemberitaan yang bersifat kontrol sosial yang lebih konstruktif, sehingga pihak Pemerintahan Kabupaten Bogor beserta jajaran memperoleh masukan untuk melakukan evaluasi program pembangunan Kebupaten Bogor menuju Kabupaten Bogor Termaju di Indonesia. "Sudah menjadi tupoksi Diskominfo Kabupaten Bogor untuk memberikan ruang keterbukaan informasi publik bagi Pers, jadi Diskominfo ulah cicing wae, saya jamin," tegasnya.  (yd)  MS


CIBINONG- Untuk mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan baik wisatawan lokal dan wisatawan Asing yang berkunjung ke Kabupaten Bogor, serta Meningkatkan infrastruktur dan Aksesibilitas Daerah yang Berkualitas dan Terintegrasi secara Berkelanjutan di bidang pariwisataan. Bertepatan dengan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-532 pada 3 Juni 2014, Wakil Bupati Bogor, Hj.Nurhayanti memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi terbatas (Rakortas) di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor, senin (2/6). Dalam arahannya Wakil Bupati Bogor menekankkan agar program kepariwisataan di Kabupaten Bogor tidak standar karena dalam penciri mewujudkan Kabupaten termaju termasuk kunjungan wisatawan tertinggi di Indonesia. 

Dalam Rakortas yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Adang Suptandar, Inspektur Kabupaten Bogor Didi Kurnia, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Rachmat Surjana serta para asisten dan juga perwakilan SKPD di Pemerintahan Kabupaten Bogor, Wabup Menegaskan,"Pada tahun lalu kunjungan wisatawan ke Bumi Tegar Beriman mencapai 4.125.130 orang, maka dalam hal ini Disbudpar harus terus menjual dan meningkatkan kunjungan wisatawan melalui obyek wisata maupun unsur kebudayaan nya.
"Harus terus di dorong kunjungan wisatawan untuk datang ke Kabupaten Bogor dengan terus menjual serta mempromosikan unsur kebudayaan dan obyek pariwisata yang ada di Kabupaten Bogor,"Tegasnya.

Lebih lanjut Nurhayanti menjelaskan,"Faktor infrastruktur menuju tempat wisata juga menjadi sorotan karena merupakan salah satu misi Kabupaten Bogor, yaitu Meningkatkan infrastruktur dan Aksesibilitas Daerah yang Berkualitas dan terintegrasi secara Berkelanjutan bila infrastrukur jalan rusak dan tidak menarik menuju tempat wisata, maka wisatawan akan enggan berkunjung di karenakan dampak aspek terbut. Selain itu guna membantu meningkatkan pendapatan ekonomi masayarakat setempat, Wabup menyarankan harus disediakannya gerai atau tempat penjualan makanan dan cendramata khas Kabupaten Bogor.  
“Disbudapar sebaiknya melakukan koordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Pengairan untuk memperbaiki jalan rusak menuju tempat wisata dan melakukan koordinasi dengan Dinas Koperasi dan Perindustrian (Disperindag) agar para UKM di Kabupaten Bogor dapat berjualan di kawasan wisata tersebut,”Pesannya.

Nurhayanti Berharap dalam memperingati hari jadi Bogor ke- 532 dapat dirasakan oleh seluruh masyrakat Kabupaten Bogor, Maka Disbudpar Kabupaten Bogor agar berperan serta dan mensosialisasikan guna memeriahkan hari jadi Bogor,“Pada peringatan Hari Jadi Bogor akan ada pameran revitalisasi pertanian dan hasil-hasil UKM dari para pengrajin UKM di Kabupaten Bogor, maka di Disbudpar diharapkan turut melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar kemeriahan Hari jadi Bogor terasa tahun ini,”Harapnya.(YADI)
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor kembali melatih warga.

Pelatihan dasar yang akan diberikan PMI Kabupaten Bogor kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kemampuan warga dalam menghadapi bencana dan pertolongan pertama pada kesehatan.

Sekretaris PMI Kabupaten Bogor, M. Makmur Rozak mengatakan pelatihan ini akan kembali dilaksanakan dikawasan Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung pada tanggal 28 Mei 2014. "Kemampuan masyarakat untuk siaga bencana maupun mampu melakukan pertolongan pertama pada kesehatan menjadi penting. Terutama mereka yang jauh dari ibukota," ujar Makmur Rozak kepada wartawan.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, lanjut dia, PMI Kabupaten Bogor bekerjasama dengan American Red Cross. Pihaknya menjalin kerjasama untuk melakukan pengurangan risiko bencana di daerah aliran Sungai Ciliwung di Kelurahan Pondok Rajeg, Sukahati dan Karadenan di Kecamatan Cibinong, serta Desa Bojong Baru dan Kedung Waringin di Kecamatan Bojonggede.

Terpisah, Ketua SIBAT PMI Bojonggede, Natalia mengaku pelatihan yang diberikan oleh PMI sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama di daerah yang rwan bencana, sebab masyarakat tidak hanya dilatih memberikan pertolongan pertama melainkan pula diberikan pelatihan pencegahan, pemetaan, dan dasar-dasar penanggulangan bencana. "Relawan tidak semua kaum lelaki, sebab kaum perempuan pun bisa menjadi relawan asalkan ada kemauan keras dan ikhlas," ajaknya. (lia) MS



Malam Isra Mi'raj diperingati ratusan jama'ah Majelis Ta'lim Bahrul Ulum menghadirkan da'i kondang Bandung, Ustad Uje Turbo.  

Jama'ah kampung Bojong Jengkol, Desa Cileubeut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor nampak antusias menghadiri peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1435 Hijriyah yang berlangsung di Majelis Ta'lim Bahrul Ulum di lingkungan Rt02 Rw 10. 
"Alhamdulillah, anak-anak, remaja, pemuda hingga para orang tua sekampung ini bisa hadir guna mempererat silaturahmi sekaligus menambah wawasan umat," kata Indra Maulana selaku panitia yang juga Ketua Majelis Ta'lim Remaja Jami'ul Fata, Senin (26/5/2014) malam.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Cilebeut Barat, H. Muhadi menegaskan kepada generasi muda untuk tetap konsisten memegang teguh aqidah keimanan dan Islam dengan senantiasa melaksanakan perintah Habluminallah dan Hablumminannas. "Kepada para orangtua diharapkan dapat menanamkan keilmuan terhadap ajaran Allah SWT kepada anak-anaknya sekaligus mengenalkan ketauladanan Nabi Muhammad SAW," pesannya. 
H. Muhadi juga menyampaikan program kerja Pemerintah Desa untuk meningkatkan pembangunan masyarakat maupun infrastruktur, sekaligus menyampaikan agar warga yang menggunakan hak pilih pada Pemilihan Presiden tahun ini. "Dalam waktu dekat setiap desa akan diberikan dana dari pemerintah sebesar satu miliar setiap tahun yang akan digunakan untuk meningkatkan pembangunan kesejahteraan masyarakat dan infrastruktur desa," tambahnya disambut gembira para jama'ah.  
Peringatan yang mengangkat tema Shalat Kunci Selamat, Generasi Hebat, Taat Shalat, sarat dengan tausyiah dari tokoh ulama setempat KH.Ahmad Firdaus yang dilanjutkan tausyiah dari Majelis Ta'lim Al Hikmah Bandung, Ustad Uje Turbo, yang turut dihadiri Kepala Desa Cilebeut Barat H.Muhadi dan sejumlah tokoh ulama, tokoh agama dan tokoh pemuda setempat.   
"Al-’Isra’ wal-Mi‘raj adalah perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad S.A.W dalam waktu satu malam saja. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa inilah beliau mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam," papar Ustad Uje Turbo.

Ustad Uje Turbo menambahkan, beberapa penggambaran tentang kejadian ini dapat dilihat di surah ke-17 di Al-Quran, yaitu Surah Al-Isra. Isra Mikraj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah sebelum Rasulullah hijrah ke Madinah, yakni pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu antara tahun 620-621 M. "Riwayat tentang perjalanan malam Nabi dan diangkatnya beliau ke langit untuk bertemu langsung dengan Allah dan menerima perintah kewajiban shalat di lima waktu," paparnya. (yd) MS
 
 
Program kerja Dinsosnakertrans Kabupaten Bogor digenjot untuk mendukung visi misi Kabupaten Bogor sebagai Kabupaten Termaju di Indonesia.

Wakil Bupati Bogor Hj.Nurhayanti didampingi Inspektorat Didi Kurnia memimpin rapat kordinasi terbatas (Rakortas) Dinas Sosial Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Bogor bertempat di aula kantor Jalan Bersih Cibinong Bogor, Senin (26/5/2014).

Dalam arahannya, Hj. Nurhayanti meminta kepada Kepala Dinsosnakertrans Kabu Bogor beserta jajarannya mewujudkan pelayanan kesejahteraan sosial berkualitas, tenaga kerja yang berdaya saing dan profesional, transmigrasi yang produktif, serta iklim ketenagakerjaan yang kondusif. 

Sementara Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Bogor, Nuradi menuturkan pihaknya tetap konsisten mengemban misi dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme aparatur, meningkatkan kualitas dan perluasan jangkauan pelayanan kesejahteraan sosial bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) serta partisipasi masyarakat melalui Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS), menumbuhkan dan Meningkatkan nilai-nilai kejuangan, kepahlawanan, kepedulian dan kesetiakawanan sosial masyarakat.

"Pihak kami juga mengurangi tingkat pengangguran melalui pelatihan kerja yang berkarakter, perluasan kesempatan kerja serta transmigrasi yang produktif, meningkatkan kenyamanan, ketenangan dan keselamatan kerja serta perlindungan hak-hak normatif pekerja dan pengusaha, dan meningkatkan fungsi dan peran sarana hubungan industrial serta pengetahuan pekerja, pengguna dan pemberi kerja," jelasnya kepada wartawan usai Rakortas. 

Menurutnya, program prioritas dan fokus pembangunanpada tahun 2015 meliputi Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi berkontribusi terhadap prioritas pembangunan ke-1 dan ke-3 yaitu Peningkatan Kualitas Pelayanan serta Kualitas Kehidupan Sosial Masyarakat dan Peningkatan Investasi dan Penciptaan Peluang Kerja.

Disamping itu, lanjut H.Nuradi, fokus pada peningkatan pencegahan dan penanggulangan bencana, serta penanganan pasca bencana, peningkatan penanganan terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial, peningkatan peluang kerja, dan peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja. (yd) MS


CIBINONG- Ada beberapa hal yang di ungkapkan Wakil Bupati Bogor saat mengadakan Rapat koordinasi terbatas (Rakortas) di Dinas Sosial Tenaga Kerja (Dinsosnakertrans) Kabupaten Bogor. 

Wakil Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti menginginkan Dinsosnakertrans Kabupaten Bogor agar dapat mewujudkan beberapa visi dan misi Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten termaju di Indonesia. "Ada misi yang harus di wujudkan oleh Dinsosnakertrans untuk menjadikan Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten termaju di Indonesia antara lain Meningkatkan Kesolehan Sosial Masyarakat dalam Kehidupan Kemasyarakatan. Lalu menurunkan angka penduduk miskin menjadi 5 persen serta Mendorong terbangunnya Cibinong Raya sebagai Pusat Kegiatan Wilayah.” ujarnya.

Masalah kekurangan SDM juga menjadi perhatian Wakil Bupati saat mengadakan Rakortas di Dinsosnakertrans, karena kekurangan SDM bukan hanya terjadi Kabupaten Bogor namun ini merupakan masalah Nasional yang saat ini sedang terjadi oleh sebab itu Wakil Bupati ingin Kepala Dinsosnakertrans memanfaatkan personil yang ada dengan memberikan pelatihan yang dapat meningkatkan kinerja pegawai..

Permasalahan kekurangan SDM bukan hanya terjadi di Kabupaten Bogor namun ini menjadi nasional, oleh sebab itu berikan manfaatkan para pegawai yang ada dengan memberikan pelatihan kepada mereka dan BKPP Kab. Bogor siap membantu hal itu.” tandasnya.

Rakortas tersebut di Hadiri oleh Inspektur Kabupaten Bogor, Didi Kurnia, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiyah, Asisten Administrasi Kabupaten Bogor, Benny Delyuzar dan Kepala BKPP Kabupaten Bogor Atty Guniarty dan beberapa Perwakilan OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Bogor.  (yd) MS


CIBINONG - Nasib Pedagang Kaki Lima Dan Parkir Liar Di wilayah Cibinong Dan Sekitarnya Menunggu Ketegasan Satpol PP. 

Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2006 Tentang Ketertiban Umum tetap ditegakkan oleh pihak Pemerintah Kecamatan Cibinong guna memberikan kenyamanan dan ketentraman bagi mayarakat umum. 

Hal ini dikatakan Sekretaris Camat Bojonggede, Andri, menanggapi keluhan masyarakat dan pengguna jalan terkait kian maraknya pedagang kaki lima di jalur lambat Jalan Raya Tegar Beriman Cibinong Bogor yang kerap mengakibatkan kemacetan lalu lintas dan tersitanya hak pejalan kaki.

"Tidak benar adanya pembiaran, sebab pihak kami telah melakukan berbagai upaya penertiban secara rutin, namun belum adanya solusi untuk melakukan relokasi para pedagang kaki lima sehingga jumlah pedagang terus bertambah," kata Sekretaris Camat Cibinong, Senin (26/5/2014).

Dirinya tidak menampik keberadaan pedagang kaki lima di sejumlah ruas jalan di wilayah Cibinong telah menimbulkan keresahan masyarakat maupun pengguna jalan. Pasalnya, maraknya pedagang kaki lima memicu menjamurnya parkir liar yang kerap mengakibatkan kemacetan lalu lintas serta terancamnya pejalan kaki dari resiko kecelakaan lantaran trotoar digunakan untuk usaha.   

"Pihak Kecamatan Cibinong tidak pernah membiarkan pedagang kaki lima beroperasi di wilayah kami, akan tetapi untuk Jalan Tegar Beriman dan lingkaran sekitarnya tidak bisa hanya ditangani oleh pihak kecamatan saja, dan kita sudah laporkan ke Satpol PP Kabupaten Bogor yang tinggal menunggu saja kegiatan operasi selanjutnya," tambah Andri, pagi ini  (ice) MS


MEGAMENDUNG - Sasaran pembangunan politik perempuan tercermin melalui keterwakilan perempuan dalam pencalonan legislatif dan dapat di implementasikan dalam tindakan konkrit.

Hal ini disampaikan Asisten Kesejahteraan Rakyat Dadang Irfan dihadapan ratusan anggota Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Perempuan (TP PKK) Kabupaten Bogor saat pembukaan kegiatan forum diskusi dan semiloka Diseminasi Politik Bagi Perempuan Tingkat Kabupaten Bogor, di Hotel Bahtera, Jalan Raya Puncak Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jum'at (23/5/2014).

Dadang Irfan mengatakan perlunya dukungan melalui langkah kongkrit untuk mempersiapkan kaum perempuan dalam menggunakan hak yang dimilikinya tanpa perlakuan diskriminatif. Upaya memenuhi berbagai ketentuan itu, dihadapkan pada tantangan pengembangan posisi kaum perempuan di tengah masyarakat serta perlunya peningkatan penguasaan politik perempuan, bagi dari segi ilmu dan wawasan, maupun dari segi aktifitas publik.

Dilokasi yang sama. Kepala Kesatuan Bangsa, politik (Kesbangpol) Kabupaten Bogor Drs. M. Rizal Hidayat, M.Si mengatakan kegiatan forum diskusi dan semiloka diseminasi politik bagi perempuan bermaksud agar setiap perempuan di Kabupaten Bogor memberikan kontribusi nyata bagi daerahnya.

"Tujuan dari kegiatan ini, tambah Rizal, ikut meningkatkan kualitas perempuan dalam bidang politik serta membentuk jejaring sosial yang tanggap kesetaraan gender lalu untuk meningkatkan kecerdasan dan kemampuan agar lebih berkembang dalam membaca segala permasalahan yang ada di masyarakat Kabupaten Bogor serta menyiapkan kader perempuan untuk memenuhi quota perempuan di legislatif," jelasnya.  (yd) MS




Suryadharma Ali telah ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi tersangka atas korupsi dana haji tahun anggaran 2012/2013 di Kementerian Agama. 

Wakil Ketua KPK Busyro Muqqodas membenarkan hal penetapan Suryadharma Ali yang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus korupsi dana haji tahun 2012, Kamis (22/5/2014) sore. Ruang kerja Suryadharma Ali di lantai dua kantor Kementerian Agama Republik Indonesia yang terletak di Jalan Raya Lapangan Banteng Jakarta Pusat, juga sudah dilakukan penyegelan oleh petugas KPK, sekitar pukul 18.25 Wib. 

Penyegelan dan penggeledahan juga dilakukan KPK di ruang kerja Dirjen Penyelenggaraan Umroh Dan Haji Anggito Abimanyu guna menghimpun berkas terkait kasus yang melibatkan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Juru Bicara KPK Johan Budi, dalam siaran pers 20.00 Wib, mengumumkan bahwa dalam menyikapi perkembangan informasi yang sudah dikembangkan media, terkait kasus penyelewengan dana penyelenggaraan haji tahun 2012 dan 2013 di kementerian agama. "Sudah beberapa kali penyidik KPK melakukan pengembangan pengumpulan data hingga ke Arab Saudi dan keterangan banyak pihak termasuk pegawai kementerian agama," terangnya.

Dari hasil gelar perkara KPK, Rabu (21/5) maka disimpulkan diduga telah terjadi tindak pidana korupsi atas dana penyelenggaraan haji tahun 2012 dan 2013 dengan menetapkan SDA selaku menteri agama sebagai tersangka. 

"Anggaran yang digunakan diatas 1 triliun rupiah, sementara kerugian negara masih dalam proses penghitungan KPK. pasal 21 atau pasal 23 penyalahgunaan kewenangan yang merugikan negara," tambahnya. (red) MS


Pameran bursa tenaga kerja (Job Fair) berlangsung selama 2 hari, tanggal 21-22 Mei 2014 di Jalan Bersih, Cibinong Bogor. 

Ribuan pencari kerja memadati lokasi pemeran bursa tenaga kerja tahun 2014, yang selenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transimigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bogor, Kamis (22/5/2014) sekitar pukul 09.00 WIB. 

Dalam sambutannya, Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Bogor Drs.Jenner Simanjuntak menyampaikan pameran bursa kerja tahun ini bertujuan untuk mengurangi jumlah pengangguran dan sebagai sarana memfalisitasi para pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan profesinya, keterampilan dan bakat dan minat yang dimiliknya serta sekaligus membantu perusahaan untuk mendapatkan tenaga kerja yang berkwalitas, professional sesuai dengan kebutuhan masing-masing perusahaan. 

Diharapkan, lanjut Jenner, pihak perusahaan dan tenaga kerja dapat saling memberikan informasi dalam rangka membangun komunikasi yang saling menguntungkan berupa pengisian lowongan kerja di perusahaan-perusahaan dengan tenaga kerja yang kapabel dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. "Diharapkan pameran bursa tenaga kerja ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para pencari kerja, untuk memperoleh informasi mengenai kesempatan kerja serta berupaya untuk meraihnya", pesannya.

Terpisah, Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja, Disnakertrans Kabupaten Bogor Drs. Joko Sumarno, MM menambahkan jumlah lowongan pekerjaan yang tersedia mencapai 2650 lowongan mulai dari operator hingga manajer di 40 perusahaan yang menjadi peserta Job Fair tahun 2014. "Kegiatan berlangsung selama dua hari, Kamis 22- Jum'at 23 Mei 2014 bertempat Jalan Bersih, komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Bogor," tambahnya.

Dilokasi yang sama, HRD PT.JMTECH Garment Nunung mengaku ajang pameran Job Fair sangat membantu pihaknya untuk merekrut tenaga kerja yang dibutuhkannya secara cepat dan tepat sasaraegara untuk terus menata tujuan-tujuan wisata dan fasilitas struktur supaya Bogor siap menjemput para wisatawan” tuturnya. 

Kedatangan tamu dari 7 negara ini, Arab, Belanda, Irlandia, Singapura, Malaysia, Korea dan China dan 5 Provinsi yang ada di Indonesia, langsung dibawa ke kampung budaya didaerah sindang barang demi menunjukan kelestarian budaya daripada kampung budaya tersebut kepada para turis. (eric) MS


Bantah pemberitaan di media harian lokal dan online di Bogor yang menulis dugaan upeti sopir tidak benar adanya.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Bogor, Subaweh memastikan tidak ada setoran upeti atau pungutan liar dari sopir truk angkutan sampah. Setoran yang diberikan para sopir kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan adalah uang retribusi.

"Tidak ada upeti dan pungli. Yang disetorkan para sopir adalah uang retribusi. Retribusi tersebut merujuk kepada Peraturan Daerah Kabupaten Bogor nomor 14 tahun 2011 tentang retribusi  jasa umum di bidang pelayanan persampahan dan kebersihan," kata Subaweh kepada Jurnal Bogor di kantornya, Kamis (22/5/2014).

Untuk itu, Subaweh menegaskan,  pemberitaan di media harian lokal dan online di Bogor yang menulis dugaan upeti sopir adalah tidak benar. Selain itu, puluhan truk angkutan sampah berhenti beroperasi pada Rabu (21/5) bukan karena aksi mogok. Truk angkutan sampah tidak bisa masuk Tempat Pembuangan Akhir Sampah Galuga, Kecamatan Cibungbulang karena adanya penghadangan dari sekelompok masyarakat.

"Perwakilan sopir sudah kami panggil. Mereka mengatakan tidak melakukan aksi mogok gara-gara pungli atau upeti. Truk itu diblokir, makanya tidak bisa buang sampah," ungkap Kepala DKP yang didampingi Kepala Bidang Kebersihan, Ateng S. Sasmita.

Subaweh menjelaskan, uang setoran retribusi dari masyarakat diserahkan melalui para sopir truk yang dikenai target pendapatan retribusi. Uang tersebut lalu disetorkan para sopir kepada UPT Kebersihan untuk diteruskan kepada Bendahara Penerimaan di DKP. Dari DKP, oleh Bendahara Penerimaan Dinas uang retribusi disetorkan ke Kas Daera Kabupaten Bogor.

Dari total 145 armada truk sampah milik Pemkab Bogor, kata Subaweh, ada sebanyak 137 armada yang dikenai kewajiban membayar retribusi. Sedangkan sebanyak 8 unit tidak dikenai retribusi karena untuk melayani persampahan umum dan sosial.

Subaweh menambahkan, pada tahun 2014 DKP ditargetkan pendapatan retribusi persampahan sebesar Rp 12.009.000.000. Dengan total armada sebanyak 137 yang dikenai kewajiban retribusi, maka diasumsikan perunit truk sampah harus menyetor uang sebesar Rp 7.3 juta. "Sekali lagi saya tegaskan itu bukan upeti, tapi retribusi daerah."tegasnya. (ds) MS


BOJONGGEDE - Pendampingan anak tak cukup hanya 20 menit dalam setahun. Desa Pabuaran sukses menerapkan program yang lebih jitu, Maghrib Tanpa Televisi. 

Dampak negatif televisi bukan hanya berdampak buruk terhadap pemirsa, melainkan pula mempengaruhi segi psikologis dan menimbulkan budaya konsumtif yang tinggi. Pengaruh lain juga pada penggunaan bahasa, gaya berpakaian, meniru adegan idolanya. Terutama di kalangan remaja dan anak dibawah umur. 

Kepala Desa Pabuaran Kecamatan Bojonggede H.Masduki, MD, S,Ip memiliki konsep jitu untuk meminimalisir dampak pengaruh perkembangan teknologi maju yang dapat mengikis budaya daerah dan dampak krimininal yang diakibatkan oleh canggihnya teknologi seperti televisi dan internet.

Program dimaksud adalah Maghrib Tanpa Televisi sejak tiga tahun silam telah disiarkan secara rutin di televisi lokal dan dimuat sejumlah media cetak lokal dan nasional. "Intinya sebagai orang tua bukan sebatas jadi orang tua tapi harus bisa menjadi teman atau sahabat bagi anaknya. Orang tua harus bisa menjadi guru buat anaknya. Orang tua harus bisa menjadi contoh bagaimana menjadi orang tua yang soleh dan solehah," kata Kades yang memiliki hobi Offroads ini, Selasa (20/5/2014).

Menurutnya, dengan gerakan Maghrib Tanpa Televisi ini terbukti berhasil diterapkan oleh sebagian besar warga Pabuaran yang menggiring anak-anak untuk beribadah dan mengaji baik dirumah maupun ditempat ibadah terdekat secara berjama'ah. "Buktikan sebagai pemimpin, suami jadi imam dalam solat, selesai solat jangan biarkan televisi ditonton kembali," tambahnya.

Ketika maghrib tiba dan adzan menggema, lanjutnya, semua masyarakat mematikan televisi kemudian sekeluarga beranjak berwudhu. "Saya sudah melakukannya bersama warga saya. Semua itu butuh perjuangan keras untuk menyukseskan program desa ini. Oleh karenanya saya berharap Kades lainnya juga menerapkan program ini dan apabila diperlukan untuk direalisasikan menjadi Peraturan Daerah," jelas H.Masduki, MD, S,Ip kepada wartawan.

Melalui program ini, tambah Kades Pabuaran, para orangtua akan lebih meningkatkan perannya sebagai orang tua yang bertanggung jawab dalam mendampingi anak secara efektif karena diterapkan setiap hari pada saat sholat lima waktu. Jadi, mana cukup bila pendampingan hanya dilakukan selama 20 menit dalam satu tahun," imbuhnya.(sbl/hr)
www.lensabogor.com
CIBINONG - Demi terwujud ketentramaan dan ketertiban umum serta tegaknya supermasi Perda dan peraturan kepala daerah yang terkoneksi untuk menjadikan Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten termaju di Indonesia,Wakil Bupati Bogor,Hj.Nurhayanti meminta agar Satpol-PP Kabupaten Bogor dapat mewujudkan salah satu misi yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kesolehan sosial masyarakat serta penyelenggaraan Pemerintahan yang baik. Hal ini, di ungkapkan saat Wakil Bupati Bogor memimpin Rapat Koordinasi terbatas yang bertempat di ruang rapat Satpol-PP pada, Senin(19/5.)

Rakortas tersebut selain dihadiri oleh Kasat Pol-PP Kabupaten Bogor, Tb.Luthfie Syam juga dihadiri oleh Asisten Administrasi, Benny Delyuzar, Kepala BKKP Kabupaten Bogor, Atty Guniarty, tak hanya arahan dari Wakil Bupati saja, Rakortas tersebut juga di isi sesi curhat para Satpol-PP dengan Wakil Bupati Bogor.

“ menjadikan Kabupaten Termaju di Indonesia harus di dukung oleh berbagai aspek yang mencakupnya jadi bukan hanya isapan jempol semata, untuk Satpol-PP Kabupaten Bogor saya ingin dapat mewujudkan salah satu misi yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kesolehan sosial masyarakat serta penyelenggaraan Pemerintahan yang baik.”Tegasnya

Ia juga menambahkan agar Satpol-PP Kabupaten Bogor harus terus melakukan penertiban terhadap penyakit masyarakat dan juga penertiban terhadap bangunan liar yang tak berijin karena semua itu telah melanggar Perda dan juga meresahkan masyarakat Kabupaten Bogor serta jangan lupa mengoptimalkan Satpol-PP Kecamatan karena mereka panjang tangan dari Satpol-PP Pusat yang dapat membantu dalam menjalankan tugasnya

Terakhir, Wabup juga sangat mengapresiasi kinerja Satpol-PP Kabupaten Bogor yang selama ini semakun makin meningkat dalam pencapaian kinerja nya yang semakin meningkat dan akses penyelenggaraan kegiatan dari Satpol-PP Kabupaten Bogor juga sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, karena semua bukti pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Kasat pol pp ltfhie sham menambahkan , polisi pamomg praja kabupaten bogor  akan terus pertahankan kinerja dari Satpol-PP karena selama ini terus meningkat dalam akses penyelenggaraan kegiatan nya karena apa yang dilakukan oleh Satpol-PP Kabupaten Bogor akan dirasakan secara langsung oleh masyarakat.”Tandasnya.(Yadi)
BOGOR SELATAN - Kelurahan Pamoyanan kembali dinilai pihak Badan Pemberdaya Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPMKB) Provinsi Jawa Barat terkait penilaian lanjutan Lomba Tingkat se-Kota Bogor. Hal ini diharapkan akan memperoleh hasil terbaik guna mengharumkan dan mengangkat Kota Bogor.

Lurah Pamoyanan Suburuddin mengatakan kesiapan program yang akan ditinjau dan dinilai sudah dimaksimalkan hingga kewilayah peninjauan “Kami sudah siapkan apa yang akan menjadi bahan penilaian tim, dari mulai pengeksposan dari tahun 2012 dan 2013, Pokdakan, UKM dan lainnya yang sesuai dengan indikator” ucapnya saat ditemui dilokasi, Jum'at (16/5/2014).

Menurutnya, Kelurahan Pamoyanan mempersiapkan delapan indikator diantaranya Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Infrastruktur Pembangunan, Pemerintahan, Sosial dan Fasilitas Masyarakat hingga TP-PKK, masih kata dia, sudah berusaha seterbaik mungkin hingga menjadi yang terbaik.

Terpisah, menurut Kepala Dinas BPMKB Kota Bogor, Irwan menyampaikan, Lomba ini bukan menjadi tujuan utama, akan tetapi menurutnya lomba kinerja dari tingkat Kota, Provinsi hingga Nasional adalah sasaran ukuran keberhasilan antara Pemerintah dan masyarakat didalam melakukan kegiatan program pembangunan Kota Bogor.

Kegiatan lomba berlangsung dari pukul 07.00 dikolam wisata Tirtania Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Bogor Selatan yang dihadiri oleh Wakil Walikota, Usmar Hariman, Tim BPMKB Provinsi dan Kota, Muspida dan Organisasi. (ZFT)
BOGOR - Sudah lebih dari sepekan Bupati Bogor, Rachmat Yasin (RY) berada di Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hingga saat ini pihak pemerintah Kabupaten Bogor mengaku belum sempat menemui RY.

Wakil Bupati Bogor, Nurhayanti mengatakan, pihaknya sudah menjadwalkan untuk bertemu dengan RY di Rutan KPK. Ia telah melayangkan surat permohonan izin kepada KPK pada tanggal 12 Mei kemarin untuk bisa bertemu dengan RY.

"Saya sudah mengajukan (izin), tapi belum keluar izinnya dari KPK. Nanti kalau sudah ada saya akan diberi tahu," jelasnya saat ditemui wartawan, Jumat (16/5/2014).

Lanjutnya, ada beberapa kebijakan yang memang memerlukan tanda tangan RY yang saat ini belum ditandatangani. Ia ingin memastikan bagaimana kondisi RY saat ini selain untuk bersilaturahmi.

"Saya dengan rekan-rekan Pemkab Bogor menjunjung tinggi azas praduga tak bersalah dan kami serahkan proses hukum ini ke KPK," tambahnya.

Nurhayanti masih memimpin roda pemerintahan di Kabupaten Bogor sejak RY ditetapkan sebagai tersangka. Para anggota dewan dari fraksi yang mengusung RY dan dirnya masih terus mendukung untuk melanjutkan roda pemerintahan di Kabupaten Bogor. (zak/yad)
KOTA BOGOR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor gelar Rapat Paripurna Istimewa dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota dalam rangka  Bogor penyampaikan keputusan DPRD Kota Bogor Tentang rekomendasi DPRD Kota Bogor Terhadap Laporan keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ)  Walikota Bogor. Tahun 2013, di ruang Paripurna, DPRD Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat , Bogor, Rabu (14/5/2014).

Ketua DPRD kota Bogor Ir. H. Mufti Faoqi mengatakan kepada bahwa LKPJ Walikota Tahun 2013 merupakan evaluasi kinerja pemerintah daerah tahun 2013, kemudian tambah Faoqi dalam catan-catan strategis tersebut, DPRD merekomendasikan apa yang harus di lakukan oleh pemerintah daerah kedepan.

Faoqi berharap hasil rekomendasi DPRD Kota Bogor Terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Bogor. Tahun 2013 ini terutama untuk Walikota baru Bima Arya Sugiarto untuk melakukan percepatan pembangunan terhadap hal-hal yang selama ini terbengkalai dan tidak mencapai sasaran yang sesuai target yang di tentukan sebelumnya.

Foaqi juga menjelaskan bahwa untuk rekomendasi DPRD Kota Bogor Terhadap Laporan keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ)  Walikota Bogor. Tahun 2013 ini tidak ada istilah diterima atau tidak di terima. Hingga akhir 2013 bahkan sampai 2014 banyak yang belum tercapai sehingga yang belum tercapai menjadi priotias percepatannya seperti Pedagang Kaki Lima (PKL) , Transportasi, jaringan jalan misalkan R3.

Rapat Paripurna Istimewa dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota dalam rangka Bogor terkait rekomendasi DPRD Kota Bogor Terhadap Laporan keteranganPertanggung Jawaban (LKPJ)  Walikota Bogor. Tahun 2013 di hadiri oleh Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto, unsur Muspida serta tamu undangan. (yad/zak)
CIBINONG - Sedikitnya 80 orang, terdiri dari Kepala Seksi (kasie) Kesra Kecamatan se-Kabupaten Bogor dan penyuluh agama mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) bidang keagamaan tentang pembinaan kerukunan antar umat beragama di Hotel Accram, Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Selasa (4/3). Sekretaris Daerah Adang Suptandar didampingi Assisten Kesra Kabupaten Bogor Dadang Irfan serta Kepala urusan Agama Kabupaten Bogor, saat membuka secara resmi kegiatan tersebut mengatakan bahwa, penyelenggaraan fasilitasi ini merupakan salah satu cara efektif untuk mempertemukan seluruh stakeholder yang berkompeten serta mengkaji ulang seluruh program dan kegiatan pembangunan dalam rangka mewujudkan keterpaduan dan keselarasan program pembangunan antar sektor dan antar fungsi serta antar pemangku kepentingan, khususnya dalam bidang sosial keagamaan.

“Melalui forum ini kita dapat mempersatukan visi, persepsi dan kesepahaman bersama mengenai permasalahan sosial keagamaan yang terjadi di Kabupaten Bogor serta upaya yang dapat dilakukan untuk menanganinya dengan tepat, baik tepat program maupun tepat sasaran”, tandas Adang Suptandar. Kerukunan beragama, lanjut Adang, ditengah masyarakat merupakan salah satu modal sosial yang penting dalam mewujudkan komitmen bersama untuk mengembangkan tatanan sosial yang kondusif bagi terpenuhinya hak-hak masyarakat untuk menjalankan ibadah menurut agama dan keyakinannya masing-masing. “Kegiatan ini harus dimanfaatkan, untuk menginventaris berbagai permasalahan berkaitan dengan kerukunan beragama, shingga keberagaman agama ditengah masyarakat disikapi secara lebih arif dan tidak bersifat kontra produktif bagi keberlangsungan pembangunan daerah”, ujarnya.

Lebih lanjut, Adang mengungkapkan bahwa kompleksitas permasalahan kerukunan beragama pada dasarnya tidak dapat dilepaskan dari adanya upaya pihak tertentu untuk mengintimidasi masyarakat agar tercipta konflik yang saling membesarkan perbedaan satu sama lain sehingga memecah belah masyarakat. “Persoalan konflik antar agama sangat berbahaya, dapat menimbulkan disintegrasi bagsa ditengah masyarakat. Pada beberapa kasus, konflik antar penganut agama bahkan bisa menggiring fanatisme individu dan kelompok untuk melemahkan pihak lain dengan cara yang kurang beradab, bahkan tidak jarang hingga menimbulkan korban jiwa”, kata Adang. Oleh karena itu, berbagai peristiwa yang telah mencedarai kerukunan beragama seyogianya menjadi pelajaran berharga agar tidak menjadi preseden buruk yang terus berulang serta mengganggu stabilitas sosial.

Tak hanya itu, Adang Suptandar meminta kepada penyuluh agama agar berupaya meningkatkan kualitas kehidupan beragama masyarakat, juga intensif mencerdaskan masyarakat mengenai filosofi kerukunan beragama, nasionalisme dan persatuan bangsa, agar warga masyarakat tidak terjerumus ke dalam perpecahan yang berdimensi agama sebagai akar dari konflik atas nama agama, anarkisme dan terorisme. “Ap“bila terjadi indikasi perpecahan segera koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa setempat untuk memperoleh saran terbaik dalam mengatasinya”, pinta Adang.

Sementara itu, Kepala Bagian Bina Mental dan Kerohanian H. Era Kustomi, SKM., MKM  mengatakan, diadakannya kegiatan rakor bidang keagamaan selain untuk membangun pemahaman bersama tentang pentingnya kerukunan umat beragama dalam rangka mewujudkan visi Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten termaju di Indonesia dan misi kesalehan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Juga untuk menginventarisir potensi konflik sosial keagamaan akibat dari kesenjangan serta untuk mensosialisasikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam rangka pembinaan kerukunan umat dan antar umat beragama serta pendirian rumah ibadah.

Selanjutnya, Kustomi berharap kegiatan ini dapat menghasilkan rekomendasi untuk pemerintah daerah dalam rangka pembinaan kerukunan intern umat beragama dan antar umat beragama di Kabupaten Bogor. Kegiatan rakor ini, juga diisi oleh lima narasumber dengan materi fungsi agama dalam perspektif sosial, optimalisasi peran pemerintah daerah dalam pembinaan kerukunan umat beragama, peranan penyuluh agama dalam pembinaan kerukunan umat beragama, strategi pembinaan kerukunan umat beragama dan pemberdayaan institusi keagamaan.
Postingan Lama

Get Connected

  • Twitter
  • Facebook
  • Pinterest
  • Google Plus
  • Instagram
  • Soundcloud
  • Flickr
  • YouTube

tentang bogor24.com

adalah portal berita terkini yang disajikan 24 jam

Category

advertorial berita cibinong ekonomi hukum kuliner lifestyle nasional olahraga pemerintahan pendidikan politik puncak sabadesa update wisata

Feature Video

berita

(C) Bogor24.com - Menyajikan berita Bogor 24 jam

  • Beranda