• Home
  • Headline
  • Nasional
    • Category
    • Category
    • Category
    • Category
    • Category
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pariwisata
Cibinong- Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Bogor. Dituntut oleh, Wakil Bogor, Hj.Nurhayanti agar dapat mewujudkan beberapa penciri menjadikan Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten termaju di Indonesia yaitu tidak ada lagi daerah terisolir di Kabupaten Bogor serta turun nya angka kemiskinan menjadi 5%, hal tersebut di ungkapkan saat memimpin Rapat Koordinasi terbatas yang bertempat diruang rapat BPMPD pada Senin, (9/6).

Dalam arahan pertama nya menyampaikan agar tidak ada daerah terisolir di Kabupaten Bogor, Nurhayanti ingin agar BPMD terus meningkatkan pelayanan kepada desa-desa seperti peningkatan sarana, prasarana pedesaan dan melakukan koordinasi dengan lintas sektoral agar program tersebut dapat terwujud."Saya ingin BPMPD berkontribusi agar tidak ada lagi daerah yang terisolir dengan meningkatkan sarana dan prasarana untuk pedesaan seperti turut mendata rumah tidak layak huni agar tepat sasaran dan juga lakukan koordinasi dengan TNI dengan program TMMD,"Tegasnya.

Ia juga ingin agar penduduk miskin di Kabupaten Bogor turun hingga 5% karena Berdasarkan tingkat kemiskinan Kabupaten Bogor pada tahun 2013 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) adalah sebesar 8,52%, kemudian angka proyeksi penurunan pada tahun 2018 sebesar 5%. Dengan demikian diperlukan akselerasi penurunan tingkat kemiskinan sebesar 2,48% sampai dengan tahun 2018, sehingga peran BPMD dalam mengwujudkan itu ialah dengan melalukan melakukan pembinaan dan pelatihan kepada masyarakat desa,agar mereka bisa mandiri dan meningkatkan jual beli masyarakat pendesaan."Program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat pedesaan seperti UP2K sangat perlukan, karena program tersebut membina masyarakat pendesaan agar lebih mandiri sehingga daya beli masyarakat pedesaan dapat meningkat."Tambahnya.

Masalah kekurangan SDM juga menjadi perhatikan Wakil Bupati saat mengadakan Rakortas di BPMPD, karena kekurangan SDM bukan hanya terjadi Kabupaten Bogor namun ini merupakan masalah Nasional yang saat ini sedang terjadi oleh sebab itu Wakil Bupati ingin Kepala Badan pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Rou Choirudin memanfaatkan personil yang ada dengan memberikan pelatihan yang dapat meningkatkan kinerja pegawai. “ permasalahan kekurangan SDM bukan hanya terjadi di Kabupaten Bogor namun ini menjadi nasional, oleh sebab itu berikan manfaatkan para pegawai yang ada dengan memberikan pelatihan kepada mereka dan BKPP Kab. Bogor siap membantu hal itu,”Tandasnya . (YADI)
SUKARAJA - Sebanyak 1117 anggota Palang Merah Remaja (PMR) PMI dari 22 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor, mengikuti kegiatan Jumpa Bakti dan Gembira (Jumbara) PMR-PMI Kabupaten Bogor ke XIV yang berlangsung selama tiga hari 16 hingga 19 Juni, Bertempat di Bumi Perkemahan Pramuka Cimandala Sukaraja. 

Pembukaan Jumbara ke XIV yang dihadiri oleh para pengurus PMI Kabupaten Bogor, Camat dan juga perwakilan OPD di Pemerintahan Kabupaten Bogor tersebut, menurut Wakil Bupati Bogor, "Kegiatan ini bertujuan sebagai evaluasi kegiatan-kegiatan sesuai dengan kurikulum termasuk menilai prestasi anggota PMR di sekolah – sekolah, Apakah sudah sesuai dengan kurikulum yang di tetapkan oleh PMI. Kegiatan Jumbara ini pun lebih menguatkan tugas-tugas kemanusian kepada seluruh anggota PMR yang selama ini di emban oleh PMI. Hal ini di ungkapkan secara langsung oleh Wakil Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti yang juga Ketua PMI Kabupaten Bogor pada saat membuka Jumbara ke XIV.

Ia juga meegaskan kepada para Camat di Kabupaten Bogor untuk mensosialisasika PMR di wilayah agar menjadi ekstrakuliker dari semua tingkatkan mulai dari SD sampai SMA, karena Kabupaten Bogor berbeda dengan daerah lain nya dari 40 Kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor, 29 Kecamatan Rawan Bencana. Maka dengan kegiatan PMR dapat meningkat kesiap siagaan masyarakat terhadap bencana,"tegasnya.

Nurhayanti berharap kepada para anggota PMR, setelah mengikuti Kegiatan Jumbara ini agar dapat mengaplikasikan gerakan palang merah dan bulan sabit internasional seperti kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan dan juga kesemestaan serta setelah mengikuti kegiatan Jumbara para anggota PMR dapat salaing bertukar Informasi dan memberikan pengalaman sesama anggota PMR. (Yadi))
CIBINONG – Dunia investasi Kabupaten Bogor mulai diminati investor asing. Kali ini Investor Malaysia mulai melirik bisnis yang ada di Kabupaten Bogor, hal ini ditunjukan dengan mendatangi salah satu sentra bisnis di Kabupaten Bogor yakni Ciampea. Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Adang Suptanda menyampaikan bahwa suatu kehormatan menerima delegasi dari Malaysia dalam rangka temu bisnis.

Adang Suptandar menjelaskan didepan delegasi Malaysia bahwa Kabupaten Bogor memiliki lebih dari sebelas ribu unit UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dengan perajin binaan Dekranasda yang bergerak di bidang industri kecil kerajinan, seperti kerajinan kayu, rotan, bambu dan logam maupun industri kulit. Dimana UMKM belum semua dapat memasarkan industrinya kepada dunia luar. “Di kita baru 20 hingga 30 persen sudah mampu mengekspor produknya, dan umumnya adalah usaha ikan hias, yaitu ke negara Jepang, Singapura dan juga Malaysia”, Jelasnya.

Terima kasih atas kedatangan delegasi Malaysia yang tediri dari Jawatan Kuasa Ekonomi dan Pembangunan Usahawan dari Majlis Belia Malaysia bersama usahawan Malaysia dan berkenan mengunjungi Kabupaten Bogor dalam rangka program jelajah usahawan antara bangsa Indonesia Malaysia”, ujar Adang Suptandar ketika mememberikan sambutannya di Ruang Rapat I, Gedung Setda, Senin (16/6). 

Adang Suptandar berharap Investor Malaysia dapat menginventaasikan dananya bagi UMKM yang ada di Indonesia serta khususnya Kabupaten Bogor dan juga menjalin kerjasama antar negara. “dan Forum ini dapat membahas kemungkinan kerjasama bilateral diantara Indonesia dan Malaysia serta membangun kemitraan yang lebih kuat dalam kerangka pengembangan kerjasama yang kuat, bersahabat dan bermanfaat bagi semua pihak”, harapnya.(Yadi)
CIBINONG - Sebanyak 35 Kelompok tani Kabupaten Bogor menggelar hasil pertanian di halaman kantor dinas pertanian Kabupaten Bogor, Jum'at (13/6). Hasil tani berupa tanaman, buah-buahan, sayuran, beras, umbi - umbian dan olahan hasil pertanian lainnya menjadi daya tarik pengunjung Pasar tani. Menurut Kasi pemasaran dan pengolahan hasil hortikultura, Ida Sriwidaningsih menjelaskan, "Pasar tani yang rutin dilaksanakan setiap awal bulan tersebut bukan hanya sekedar untuk berjualan, tetapi juga sebagai media promosi dan media saling bersosialisasi antar pelaku pertanian yang terlibat. Selain itu, para pelaku usaha yang mengikuti pasar tani juga diberikan pembinaan cara pengemasan, cara mendisplay, hingga cara memperkenalkan dan menawarkan produknya kepada konsumen,"jelasnya.

Lebih lanjut Ida menambahkan, Untuk membantu memperkenalkan dan memasarkan produk hasil pertanian, selain melalui pasar tani juga menngikut sertakan poktan dan gapoktan pada pameran pameran lainnya seperti Agro food expo dan pameran lainnya. Bahkan rencananya pada bulan Ramadhan nanti, Pasar tani tersebut akan diselenggarakan Dua kali pada setiap bulannya dan bisa diikuti oleh semua kelompok tani maupun pelaku usaha UMKM yang mengolah hasil panen para petani di Kabuten Bogor, tanpa dipungut biaya," pungkasnya. (Yadi)
BOGOR - Agus Susanto (24) Pegawai toko sepatu di Plaza Jambu Dua, dibekuk petugas tim gabungan Polres Bogor Kota dan Polsek Bogor Utara. Agus ditangkap karena merakit sebuah benda mirip bom yang diletakkan ditangga lantai semi basement Plaza Jambu Dua, Jumat (13/6). Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah benda diduga bom terdiri dari rangkaian kabel dan timer dalam kardus membuat geger pengunjung Jambu Dua Plaza. Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh Abdul Jalil Khan (26) seorang office boy Plaza Jambu Dua, Saat membersihkan sampah disetiap sudut bangunan.

"Menurut pengakuannya, dia membuat benda mirip bom itu hanya karena iseng dan ingin menakut-nakuti penjaga kios lainnnya. tapi pengakuan ini masih didalami, karena tidak mungkin hanya sebatas iseng," Ujar Kapolres Bogor Kota AKBP Bahtiar Ujang Purnama, senin (16/06).

Dari tangan pelaku polisi menyita benda-benda yang digunakan untuk membuat bom mainan itu, seperti Kabel, putaran dinamo, 2 buah dinamo, batre, cangkang dinamo, plastik pembungkus dan pecahan material bom. Selain itu, petugas juga menggeledah rumah kontrakan pelaku di Kampung Pangkalan Raya RT 01/02 Kelurahan Cibuluh, Kecanatan Bogor Utara, Kota Bogor. Saat ini Agus masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Bogor Kota. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Undang-undang No.15 Tahun 2013 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dengan ancaman diatas 3 tahun penjara. (Firmanyah) 
CIBINONG - Tim gabungan Sat Reskrim Polres Bogor berhasil membekuk tiga pelaku pembunuhan perempuan yang mayatnya ditemukan dalam posisi tergeletak dengan kedua tangan serta kaki terikat di semak-semak kebun pisang area PT PAP Lido Desa Wates, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Selasa (10/06) lalu,“Korban diketahui bernama Parti Susanti alias Ipeh (28) warga Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Korban tersebut merupakan buruh pabrik yang juga pemilik kontrakan, korban tewas karena hantaman benda tumpul di wajah dan luka cekik pada leher dengan menggunakan tambang,"Ungkap Kapolres  Bogor AKBP Sonny Movianto Utomo, Senin (16/06) saat menggelar pengungkapan kasus di halaman Polres Bogor.

Lebih lanjut Sonny menjelaskan, Ketiga pelaku adalah PT (18) yang diketahui merupakan selingkuhan suami korban, sedangkan pelaku lainnya MD (24) dan YD (25). ketiganya ditangkap di kediamanya masing-masing Jumat  (13/06). “PT merupakan otak pelaku pembunuhan, sedangkan YD dan MD berperan sebagai eksekutor korban yang dibayar oleh PT sebesar Rp 5 juta untuk menghabisi korban,"Jelasnya.

Sonny juga mengatakan, motif pembunuhan tersebut dikarenakan pelaku dendam terhadap korban, karena perselingkuhan antara pelaku dan suami korban diketahui oleh Ipeh (korban), sehingga pelaku diusir dari kontrakan milik korban.  “Motif pembunuhan karena PT dendam dengan korban yang telah mengusirnya dari rumah kossan milik Ipeh setelah ketahuan berselingkuh dengan suami korban, pelaku dendam kemudian merencanakan untuk menghabisi nyawa korban dengan mengajak kedua pelaku lainnya, korban di bunuh dilokasi kejadian yang sebelumnya diajak bertemu oleh pelaku, setelah itu korban dibunuh dengan cara dicekik,"tambahnya. 

Dari kejadian tersebut polisi menyita barang bukti berupa 3 buah Handphone, 3 unit kendaraan bermotor, 1 buah Sweater,  1 buah helm yang sudah dibakar, 1 buah celana bahan jenas warna kuning, 1 buah jaket bahan jeans, 1 tali sweater, 1 tali tambang warna orange, 1 buah baju kaos warna abu-abu, dan 1 buah Bra warna coklat garis merah muda yang didapatkan dari tangan para pelaku. Untuk proses pemeriksaan lebih lanjut, ketiga pelaku meringkuk ditahanan Polres Bogor. 

Untuk mempertangungjawabkan perbuatanya, ketiga pelaku kini dijerat tindak pidana pembunuhan berencana dan atau sengaja menghilangkan jiwa orang lain dan atau penganiayaan hingga mengakibatkan meninggal dunia atau barang siapa yang mengetahui adanya suatu niat untuk melakukan kejahatan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 340 KUHPidana dan atau pasal 351 ayat (3) KUHPidana dan atau pasal 165 ayat (1) KUHPidana dana atau pasal 56 KUHPidana tentang Pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman  maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup.(FIR/IBR)
Kota Bogor - Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) DANDIM 0606 Cup yang diselenggarakan di Aula Yonif 315/Garuda, Jl.Mayjen Ishak Djuarsa, minggu (15/06). Secara resmi dibuka oleh wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman, dengan melakukan pemukulan gong sebanyak 3 kali. Kegiatan yang diikuti oleh para peserta anak-anak Sekolah Dasar (SD) terdiri dari kelas 3,4,5 sebanyak 95 dari 18 kesatuan wilayah Kota dan Kabupaten Bogor serta wilayah Cipanas, Kabupaten  Cianjur.

Menurut Dandim, Letkol ARH. Rahmat Santoso menjelaskan,"Konsep acara yang  dirancang ini adalah untuk membudayakan pelajaran Matematika bagi anak-anak dikeluarga besar TNI, agar anak-anak TNI nantinya banyak mengetahui tentang ilmu  itu dalam keseharian hidupnya,"Jelasnya, disela-sela kegiatan. 

Selain Wakil Walikota Usman Hariman, Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Letkol Inf Heldy Wira selaku Kasrem, Dandim 0606 Kota Bogor, Letkol ARH. Rahmat Santoso dan President Direktur Klinik Pendidikan Mipa (KPM), Ir. Ridwan Hasan Saputra. (Firmansyah)
Sukaraja - Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bogor ke - 352, serta untk lebih mempererat tali silaturahmi warga masyarakat sekecamatan Sukaraja, Panitia HJB tingkat Kecamatan Sukaraja menggelar acara Lomba gerak jalan sehat, Sabtu (14/6). Dengan start dari halaman kantor Kecamatan Sukaraja menuju Kp. Pabuaran, Pasir Jambu dan kembali (Finish) dihalaman kantor kecamatan di lepas oleh Camat Sukaraja Pada pukul 08:00 WIB. Camat Sukaraja, Raden Makmun Nawawi Memjelaskan,"Lomba tersebut di ikuti oleh lebih dari 1000 peserta yang mayoritas warga sekecamatan Sukaraja, selain itu juga di ikuti oleh anggota Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Yonkes dan Kostrad Cimandala, dengan jarak tempuh sekitar 4 KM, untuk memperebutkan hadiah utama berupa sepeda motor, Televisi LED, lemari es serta hadiah hiburan lainnya yang disediakan oleh panitia penyelenggara,"Jelasnya.

Lebih lanjut Raden, menjelaskan,"Setelah pembagian hadiah kepada para pemenang, acara tersebut dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan berupa pemberian penghargaan kepada mantan kepala desa yang pengabdiannya diatas 10 sampai 20 tahun, penghargaan keada Sekdes yang berprestasi serta mambagikan santunan kepada anak-anak yatim piatu.

"Penghargaan ini di berikan kepada mantan kepala desa yang pengabdiannya mencapai 10 Sampai 20 tahun, dan kepada Sekertaris Desa berprestasi yang telah memacu semangat yang baik sesama sekdes, dan juga kepada RT dan RW teladan,"tegasnya.

Dia juga menambahkan, bahwa tanggal 24 mendatang akan diadakan Tabligh Akbar sekaligus sebagai penutupan pengajian menjelang bulan suci ramadhan. "Kedepannya acara ini akan dilaksanakan rutin setiap tahunnya, karena HJB ini bukan hanya milik pegawai Kabupaten, dan orang Cibinong saja, Sukaraja juga harus ikut berpartisipasi. Adapun anggaran yang digunakan pada rangkaian acara tersebut, Camat Sukaraja menjelaskan," anggaran sebesar kurang lebih sekitar 120 Juta adalah dari partisipasi dengan Kepala UPT dan para kepala Desa yang ada di kecamatan Sukaraja,"Pungkasnya. (YD/IB)
Postingan Lebih Baru Postingan Lama

Get Connected

  • Twitter
  • Facebook
  • Pinterest
  • Google Plus
  • Instagram
  • Soundcloud
  • Flickr
  • YouTube

tentang bogor24.com

adalah portal berita terkini yang disajikan 24 jam

Category

advertorial berita cibinong ekonomi hukum kuliner lifestyle nasional olahraga pemerintahan pendidikan politik puncak sabadesa update wisata

Feature Video

berita

(C) Bogor24.com - Menyajikan berita Bogor 24 jam

  • Beranda